RSS

FAKTA TENTANG JUNG YONG HWA CNBLUE


Yong Hwa mengatakan bahwa gitar adalah instrumen yang paling mudah untuk dimainkan. Yong Hwa belajar gitar dari temannya Yong Hwa maniac cincin dan aksesoris Yong Hwa punya koleksi lebih dari 100 pasang sepatu Yong Hwa mendapat penghargaan di Korea Drama Festival 2010 karena perannya di You're beautiful Yong Hwa mengaku bahwa member CN Blue yang paling tampan adalah Jong Hyun, bukan dirinya Pada awal 2009, Yong Hwa mendapat peran pertama nya sebagai Kang Shin Woo dalam drama You’re Beautiful Yong Hwa berpasangan dengan Seohyun Girls’ generation dalam acara We Got Married Hobi Yong Hwa adalah bermain gitar dan piano Yong Hwa menguasai bahasa Inggris, Korea, dan Jepang Yong Hwa adalah tipe pria yang pencemburu Yong Hwa mengagumi Kim Jung Mo the TRAX Saat di perguruan tinggi, nilai Yong Hwa dalam Bahasa Inggris dan pendidikan Jasmani sangat baik, tetapi buruk dalam Matematika Yong Hwa suka makan daging Yong Hwa bisa menenun, dia belajar dari Seohyun Girls’ Generation Yong Hwa mendapatkan SIM untuk mobil nya pada tahun 2011 Yong Hwa tidak suka dengan lebah dan kecoa Yong Hwa adalah satu-satunya member CN.Blue yang tidak takut dengan hal-hal berbau hantu Yong Hwa ingin belajar musik di Swedia, Amerika, dan Inggris Tipe wanita ideal Yong Hwa adalah wanita yang pintar memasak, tidak suka berbohong, dan bisa memahami karyanya (*lagu ciptaannya) Yong Hwa suka dengan style Jepang Idola Yong Hwa adalah Bon Jovi Julukan Yong Hwa adalah “Yong-yong” Min Sun Ye Wonder Girls memilih Yong Hwa sebagai pria idealnya Kalimat terbaik yang sangat disukai Yong Hwa adalah “Sold Out, Tiket habis terjual” (*LOL) Yong Hwa suka mendengarkan musik sebelum tidur Yong Hwa suka minum kopi sambil menulis lagu Yong Hwa dan Min Hyuk bersama-sama mengikuti audisi untuk peran Kim Shin Woo dalam drama You’re Beautiful, tapi Yong Hwa lah yang terpilih Merk parfum favorit Yong Hwa adalah Marc Jacobs dan Dsquared2 Bagi Yong Hwa yang paling berharga adalah CN.Blue dan keluarganya Yong Hwa masuk Top 20 Selebriti yang memiliki pendapatan tertinggi. Yong Hwa ada di urutan ke enam Serial TV You're Beautiful as Kang Shin Woo (2009) Heartstrings as Lee Shin (2011) Sunday Sunday Night (2009-2010) We Got Married with Seohyun Girls' Generation (2010-2011) Night After Night (2010-2011) Running Man (2010-2011) Soundtrack Drama A song for a fool - You're Beautiful (2009) Promise (ANJELL) - You're Beautiful (2009) Still (ANJELL) - You're Beautiful (2009) See My Eyes - Heartstrings (2011) Because I miss you - Heartstrings (2011) Penghargaan 2010 MBC Entertainment Awards : Popularity Award (We Got Married) 2010 SBS Entertainment Awards : SBS Nueva Estrella Award varied (Inkigayo) 2009 SBS Drama Awards : Award Nueva Estrella (You're Beautiful)

ILMU RESEP DAN SEJARAH FARMASI

A. Pendahuluan Ilmu resep adalah ilmu yang mempelajari tentang cara penyediaan obat-obatan menjadi bentuk tertentu hingga siap digunakan sebagai obat. Ada anggapan bahwa ilmu ini mengandung sedikit kesenian, maka dapat dikatakan bahwa ilmu resep adalah ilmu yang mempelajari seni meracik obat (art of drug compounding), terutama ditujukan untuk melayani resep dari dokter. Penyediaan obat-obatan disini mengandung arti pengumpulan, pengenalan, pengawetan dan pembakuan dari bahan obat-obatan. Melihat ruang lingkup dunia farmasi yang cukup luas, maka mudah dipahami bahwa ilmu resep tidak dapat berdiri sendiri tanpa kerja sama yang baik dengan cabang ilmu yang lain, seperti fisika, kimia, biologi dan farmakologi. Pada waktu seseorang mulai terjun masuk kedalam pendidikan kefarmasian berarti dia mulai mempersiapkan dirinya untuk melayani masyarakat dalam hal : • Memenuhi kebutuhan obat-obatan yang aman dan bermutu. • Pengaturan dan pengawasan distribusi obat-obatan yang beredar di masyarakat. • Meningkatkan peranan dalam bidang penyelidikan dan pengembangan obat-obatan. Mempelajari resep berarti mempelajari penyediaan obat-obatan untuk kebutuhan si sakit. Seseorang akan sakit bila mendapatkan serangan dari bibit penyakit, sedangkan bibit tersebut telah ada semenjak diturunkannya manusia pertama. B. Sejarah Kefarmasian Ilmu resep sebenarnya telah ada dikenal yakni semenjak timbulnya penyakit. Dengan adanya manusia di dunia ini mulai timbul peradaban dan mulai terjadi penyebaran penyakit yang dilanjutkan dengan usaha masyarakat untuk melakukan usaha pencegahan terhadap penyakit. Ilmuwan- ilmuwan yang berjasa dalam perkembangan farmasi dan kedokteran adalah : - Hipocrates (460-370), adalah dokter Yunani yang memperkenalkan farmasi dan kedokteran secara ilmiah. Dan Hipocrates disebut sebagai Bapak Ilmu Kedokteran - Dioscorides (abad ke-1 setelah Masehi), adalah ahli botani Yunani, merupakan orang pertama yang menggunakan tumbuh- tumbuhan sebagai ilmu farmasi terapan. Karyanya De Materia Medica. Obat-obatan yang dibuatnya yaitu Aspiridium, Opium, Ergot, Hyosyamus dan Cinnamon. - Galen (130-200 setelah Masehi), adalah dokter dan ahli farmasi bangsa Yunani. Karyanya dalam ilmu kedokteran dan obat-obatan yang berasal dari alam, formula dan sediaan farmasi yaitu Farmasi Galenika. - Philipus Aureulus Theopratus Bombatus Van Hohenheim (1493-1541 setelah masehi), Adalah seorang dokter dan ahli kimia dari Swiss yang menyebut dirinya Paracelcus , sangat besar pengaruhnya terhadap perubahan farmasi, menyiapkan bahan obat spesifik dan memperkenalkan zat kimia sebagai obat internal. Ilmu farmasi baru menjadi ilmu pengetahuan yang sesungguhnya pada abad XVII di Perancis. Pada tahun 1797 telah berdiri sekolah farmasi yang pertama di perancis dan buku tentang farmasi mulai diterbitkan dalam beberapa bentuk antara lain buku pelajaran, majalah, Farmakope maupun komentar. Kemajuan di Perancis ini diikuti oleh negara Eropa yang lain, misalnya Italia, Inggris, Jerman, dan lain-lain. Di Amerika sekolah farmasi pertama berdiri pada tahun 1821 di Philadelphia. Sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan, maka ilmu farmasipun mengalami perkembangan hingga terpecah menjadi ilmu yang lebih khusus, tetapi saling berkaitan, misalnya farmakologi, farmakognosi, galenika dan kimia farmasi. Perkembangan farmasi di Indonesia sudah dimulai semenjak zaman Belanda, sehingga buku pedoman maupun undang-undang yang berlaku pada waktu itu berkiblat pada negeri Belanda. Setelah kemerdekaan, buku pedoman maupun undang-undang yang dirasa masih cocok tetap dipertahankan, sedangkan yang tidak sesuai lagi dihilangkan. Pekerjaan kefarmasian terutama pekerjaan meracik obat-obatan dikerjakan di apotek yang dilakukan oleh Asisten Apoteker di bawah pengawasan Apoteker. Bentuk apotek yang pernah ada di Indonesia ada 3 macam : apotek biasa, apotek darurat dan apotek dokter. Dalam melakukan kegiatan di apotek mulai dari mempersiapkan bahan sampai penyerahan obat, kita harus berpedoman pada buku resmi farmasi yang dikeluarkan oleh Departemen Kesehatan, antara lain buku Farmakope (berasal dari kata “Pharmacon” yang berarti racun/obat dan “pole” yang berarti membuat). Buku ini memuat persyaratan kemurniaan, sifat kimia dan fisika, cara pemeriksaan, serta beberapa ketentuan lain yang berhubungan dengan obat-obatan. Hampir setiap negara mempunyai buku farmakope sendiri, seperti : • Farmakope Indonesia milik negara Indonesia • United State Pharmakope ( U.S.P ) milik Amerika • British Pharmakope ( B.P ) milik Inggris • Nederlands Pharmakope milik Belanda Pada farmakope-farmakope tersebut ada perbedaan dalam ketentuan, sehingga menimbulkan kesulitan bila suatu resep dari negara A harus dibuat di negara B. Oleh karena itu badan dunia dalam bidang kesehatan, WHO ( world health organization ) menerbitkan buku Farmakope Internasional yang dapat disetujui oleh semua anggotanya. Tetapi sampai sekarang masing-masing negara memegang teguh farmakopenya. Sebelum Indonesia mempunyai farmakope, yang berlaku adalah farmakope Belanda. Baru pada tahun 1962 pemerintah RI menerbitkan buku farmakope yang pertama, dan semenjak itu farmakope Belanda dipakai sebagai referensi saja. Buku-buku farmasi yang dikeluarkan oleh Departemen Kesehatan : • Farmakope Indonesia edisi I jilid I terbit tanggal 20 Mei 1962 • Farmakope Indonesia edisi I jilid II terbit tanggal 20 Mei 1965 • Formularium Indonesia ( FOI ) terbit 20 Mei 1966 • Farmakope Indonesia edisi II terbit 1 April 1972 • Ekstra Farmakope Indonesia terbit 1 April 1974 • Formularium Nasional terbit 12 Nopember 1978 • Farmakope Indonesia III terbit 9 Oktober 1979 • Farmakope Indonesia IV terbit 5 Desember 1995

KROMATOGRAFI KOLOM dan KROMATOGRAFI EKSKLUSI


“ KROMATOGRAFI KOLOM dan KROMATOGRAFI EKSKLUSI” Kromatografi adalah suatu teknik pemisahan campuran berdasarkan perbedaan kecepatan perambatan komponen dalam medium tertentu. Pada kromatografi, komponen-komponennya akan dipisahkan antara dua buah fase yaitu fase diam dan fase gerak. Fase diam akan menahan komponen campuran sedangkan fase gerak akan melarutkan zat komponen campuran. Komponen yang mudah tertahan pada fase diam akan tertinggal. Sedangkan komponen yang mudah larut dalam fase gerak akan bergerak lebih cepat. Kromatografi secara garis besar dibagi menjadi 4 berdasarkan mekanismenya yaitu : • Kromatografi adsorpsi o Kromatografi Kolom o Kromatografi Lapis Tipis (TLC) • Kromatografi partisi o Kromatografi kertas o Kromatografi gas • Kromatografi Pertukaran ion ( ion-exchange chromatography) • Kromatografi eksklusi o Kromatografi gel permeasi o Kromatografi gel filtrasi • Kromatografi afinitas Kromatografi kolom bertujuan untuk purifikasi dan isolasi komponen dari suatu campurannya. Persiapan klasik kromatografi kolom, adalah sebuah tabung kaca dengan diameter dari 50 mm dan tinggi 50 cm sampai 1 m dengan keran di bagian bawah. Kolom • Kolom terbungkus (Packed Column) Baik packed dan open tubular kolom digunakan untuk kromatografi gas-cair. Kolom yang terbungkus (packed column) biasanya terbuat dari gelas atau besi yang berukuran 2-3 m dengan diameter 2-4 mm. Pada bagian dalam kolom terbentuk adanya suatu gulungan kawat dengan diameter 15cm yang memudahkan termostating di dalam oven. Di dalam packed kolom, diletakkan fase diam sedangkan fase gerak diletakkan pada bagian atas. Packed kolom yang ideal adalah kecil, seragam, mengandung partikel-partikel spheris dengan kekuatan mekanis yang baik dan luas permukaan spesifik minimal 1m2/g. Selain itu sampel harus bersifat inert dengan kenaikan temperature dan dapat dengan mudah terbasahi oleh fase gerak. • Kolom tabung terbuka (Open turbular Column) Pada kolom tabung terbuka tau kolom kapiler tersusun dari silica atau gelas yang berdiameter 0.25-0.50 mm dengan panjang 25-50m. Bagian dalam permukaan diselubungi dengan lapisan tipis dari fase diam. Kromatografi kolom terbuka ditandai dengan penambahan fase bergerak di bawah tekanan atmosfer dan fase stasioner dikemas dalam kolom gelas. Metode pembuatan kolom terbagi menjadi 2 yaitu : metode kering. Untuk metode kering, kolom pertama diisi dengan kering fase diam bubuk, diikuti dengan penambahan fase mobile, yang memerah melalui kolom sampai benar-benar basah, dan dari titik ini tidak pernah diperbolehkan untuk menjalankan kering. Metode basah Untuk metode basah, sebuah bubur disiapkan dari eluent dengan fase diam bubuk dan kemudian dengan hati-hati dituangkan ke dalam kolom. Lapisan ini biasanya ditutupi dengan lapisan pasir kecil atau dengan kapas atau wol kaca untuk melindungi bentuk lapisan organik dari kecepatan baru ditambahkan eluent. Eluent perlahan-lahan melewati kolom untuk memajukan bahan organik. Kromatografi kolom terdiri dari 2 fase yaitu : • Fase diam (stationary phase) Fse stationer dalam kromatografi kolom adalah zat padat (adsorben). Yang paling umum digunakan untuk fase diam adalah silica gel yang diikuti alumina. Fungsi dari fase diam adalah untuk menahan sampel bergerak di sepanjang kolom. • Fase gerak (mobile phase) Fase gerak yang digunakan dalam kromatografi kolom berupa campuran pelarut atau pelarut murni (eluent). Fungsi fase gerak adalah mengalirkan analit (sampel) untuk bergerak di sepanjang fase diam sampai akhirnya terelusi. Sebagian besar prinsip pemisahan kromatografi kolom didsarkan pada afinitas kepolaran analite dengan fase diam, sedangkan fase gerak selalu memiliki kepolaran yang berbeda dengan fase diam. Pada sebagian besar kromatografi kolom menggunakan fase diam yang bersifat polar dengan fase gerak yang non-polar dengan begitu waktu retensi akan menjadi lebih singkat. Semakin cepat pergerakan fase gerak akan meminimalkan waktu yang diperlukan untuk bergerak di sepanjang kolom. Laju aliran kolom dapat ditingkatkan dengan memperluas aliran eluent di dalam kolom dengan mengisi fase diam pada bagian bawah atau dikurangi dengan mengontrol keran. Laju aliran yang lebih baik dapat dicapai dengan menggunakan pompa atau dengan menggunakan gas dengan kompresi (misalnya udara,nitrogen, argon) untuk mendorong pelarut melalui kolom. Kolomnya (tabung gelas) diisi dengan bahan seperti alumina, silika gel atau pati yang dicampur dengan adsorben, dan pastanya diisikan kedalam kolom. Larutan sampel kemudian diisikan kedalam kolom dari atas sehingga sampel diasorbsi oleh adsorben. Kemudian pelarut (fasa mobil; pembawa) ditambahkan tetes demi tetes dari atas kolom. Partisi zat terlarut berlangsung di pelarut yang turun ke bawah (fasa mobil) dan pelarut yang teradsorbsi oleh adsorben (fasa stationer). Selama perjalanan turun, zat terlarut akan mengalami proses adsorpsi dan partisi berulang-ulang. Laju penurunan berbeda untuk masing-masing zat terlarut dan bergantung pada koefisien partisi masing-masing zat terlarut. Akhirnya, zat terlarut akan terpisahkan membentuk beberapa lapisan. Akhirnya, masing-masing lapisan dielusi dengan pelarut yang cocok untuk memberikan spesimen murninya. Nilai R didefinisikan untuk tiap zat etralrut dengan persamaan berikut. R = (jarak yang ditempuh zat terlarut) / (jarak yang ditempuh pelarut/fasa mobil). Kromatografi kolom karena memiliki aliran konstan solusi eluted melewati detektor dalam berbagai konsentrasi, detektor harus plot konsentrasi dari sampel eluted selama perjalanan waktu. Plot konsentrasi sampel terhadap waktu disebut kromatogram. Resolusi mengungkapkan tingkat pemisahan antara komponen-komponen dari campuran. Semakin tinggi resolusi kromatogram, semakin baik tingkat pemisahan sampel kolom memberi. Untuk menghitung resolusi, waktu retensi dan lebar kurva diperlukan. Pemisahan campuran dalam kolom, solut-solut dicirikan dengan waktu retensi (tR) dan faktor retensi (k’) yang berbanding lurus dengan nilai D D => ditentukan oleh afinitas relatif solut pada kedua fase (fase diam & fase gerak) Waktu retensi (tR) merupakan waktu yang diperlukan oleh solute untuk melewati kolom. tR= tM(1+ k’) Tm : waktu mati ( waktu yang diperlukan oleh solute yang tidak tertahan untuk melewati kolom) Faktor retensi (k’) adalah perbandingan konsentrasi komponen sampel dengan komponen sampel dalam fase stasioner dan mobile masing-masing di dalam kesetimbangan dinamis. K’= jumlah konsentrasi pada fase diam/ jumlah konsentrasi pada fase gerak Volume Retensi Volume Retensi merupakan volume fasa gerak yang diperlukan untuk mengelusi komponen sample keluar kolom. Jika laju alir fasa gerak adalah F yang harganya konstan, maka volume retensi bisa dituliskan : Volum = waktu x laju alir Faktor-faktor yang digunakan untuk evaluasi kinerja kolom : • Efisiensi Kolom Kromatografi Salah satu karakteristik system kromatografi yang paling penting adalah efisiensi atau jmlah lempeng teoritis (N). Ukuran efisiensi kolom adalah jumlah lempeng (plate number,N) yang didasarkan pada konsep lempeng teoritis pada distilasi. Jumlah lempeng (N) dihitung dengan : N= (tR/σt)2 Nilai N juga dapat dihitung dengan : N= 16 (tR/Wb)2 N= 5,54 (tR/Wh/2)2 Keterangan : tR = waktu retensi solute σt = simpangan baku lebar puncak Wh/2 = lebar setengah tinggi puncak Wb = lebar dasar puncak Teori Laju Persamaan Van Deemter H =tinggi lempeng A,B,C = tetapan yang mempengaruhi H μ=laju fase gerak dalam kolom Persamaan berikut digunakan untuk menggambarkan hubungan antara panjang kolom (L) dengan efisien kolom (H) : N= L/H Bilangan lempeng (N) yang tinggi disyaratkan untuk pemisahan yang baik yang nilainya sebanding dengan semakin panjangnya kolom (L) dan semakin kecilnya nilai H. Istilah H merupakan tinggi ekuivalen lempeng teoritis atau HETP (high equivalent theoretical plate) yang mana merupakan panjang kolom yang dibutuhkan untuk menghasilkan satu lempeng teoritis. Kolom yang baik akan mempunyai bilangan kolom yang tinggi dan karenanya kolom yang baik mempunyai nilai H (tinggi kolom) rendah. Ukuran partikel merupakan penyumbang utama pada nilai H. Semakin kecil ukuran partikel, maka semakin tinggi bilangan lempeng teoritis. Kondisi optimum diperoleh dengan melihat hubungan antara tinggi lempeng teoritis dan kecepatan alir (kurva van deemter). Dalam system kromatografi diharapkan untuk mempunyai bilangan lempeng (N) yang tinggi. Bilangan lempeng (N) akan meningkat dengan adanya beberapa factor yaitu : Kolom yang dikemas dengan baik Kolom yang lebih panjang Partikel fase diam yang lebih kecil Viskositas fase gerak yang lebih rendah dan suhu yang lebih tinggi Molekul-molekul sampel yang lebih kecil Pengaruh di luar kolom yang minimal • Resolusi (daya pisah) Kolom yang lebih efisien akan mempunyai resolusi yang baik. Tingkat pemisahan komponen dalam suatu campuran dengan metode kromatografi direfleksikan dalam kromatogram yang dihasilkan. Untuk hasil pemisahan yang baik, puncak-puncak dalam kromatogram harus terpisah secara sempurna dari puncak lainnya dengan sedikit tumpang (overlapping) atau tidak ada tumpang tindih sama sekali. Resolusi komponen-komponen dalam kromatografi tergantung pada waktu retensi relative pada system kromatografi tertentu dan tergantung pada lebar puncak. • Faktor asimetri (factor pengekoran) Suatu situasi yang menunjukkan kinerja kromatografi yang kurang baik adalah ketika ditemukan suatu puncak yang mengalami pengekoran (tailing) sehingga menyebabkan puncak tidak setangkup atau tidak simetri. Jika puncak yang akan dikuantifikasi adalah asimetri (tidak setangkup), maka suatu perhitungan asimetris merupakan cara yang berguna untuk mengontrol atau mengkarakterisasi system kromatografi. Puncak asimetri mucuk karena berbagai factor. Peningkatan puncak yang asimetri akan menyebabkan penurunan resolusi, batas deteksi, dan presisi. Kromatogram yang memberikan harga TF=1 menunjukkan bahwa kromatogram tersebut bersifat setangkup atau simetris. Harga TF>1 menunjukkan bahwa kromatogram mengalami pengekoran (tailing). Semakin besar harga TF maka kolom yang dipakai semakin kurang kurang efisien. Dengan demikian harga TF dapat digunakan untuk melihat efisiensi kolom kromatografi. Instrumentasi Kromatografi Kolom (untuk kromatografi gas-cair) Keuntungan kromatografi kolom : • Dapat digunakan untuk analisis dan aplikasi preparative • Digunakan unruk menentukan jumlah komponen campuran • Digunakan untuk memisahkan dan purifikasi substansi Kerugian kromatografi kolom : • Untuk mempersiapkan kolom dibutuhkan kemampuan teknik dan manual • Metode ini sangat membutuhkan waktu yang lama (time consuming) Daftar Pustaka : Roy, Gritter.,1991, Pengantar Kromatografi,160-170, ITB Press, Bandung Rahman, A.,2009, Kromatografi untuk Analisis Obat,10-23, Graha Ilmu, Yogyakarta Sastrohamidjojo,H., 2005, Kromatografi ,1-12, Liberty Press, Yogyakarta

Kromatografi Cair Kinerja Tinggi (KCKT)

Kemajuan dalam teknologi kolom, sistem pompa tekanan tinggi dan detektor yang sensitif telah menyebabkan perubahan kromatografi kolom cair menjadi suatu sistem pemisahan dengan kecepatan dan efisiensi yang tinggi.metode ini dikenal dengan Kromatografi Cair Kinerja Tinggi (KCKT). KCKT adalah suatu metoda kromatografi yang mampu memisahkan makro molekul, senyawa-senyawa ionik, produk alam yang lebih, senyawa polimerik dan kelompok-kelompok polifungsional yang memiliki berat molekul tinggi dengan cara penyairan berfraksi, penyerapan atau penukaran ion. Menggunakan fase yang interaktif dan fase diam padat atau cair yang aktif. Ada 3 sistem KCKT yang dikenal, yaitu: 1. Sistem elusi isokratik (isocratic elution) Sampel diinjeksikan ke dalam kolom yang komposisi fasa geraknya tidak berubah selama analisis dilakukan sampai sampel terelusi dari kolom, sistem isokratik yang memiliki nilai k’ (rasio atau koefisien partisi yang bervariasi) akan menghasilkan resolusi yang buruk dan sukar mendeteksi pita elusinya. 2. Sistem elusi gradient (gradient elution) Ada perubahan fasa gerak baik secara bertahap atau berkesinambungan selama proses berlangsung. Pada mula-mula elusi, seluruh komponen sampel ditahan di bagian atas kolom, setelah gradien mulai, kekuatan elusi fase gerak akan meningkat. Pada akhirnya harga k’ akan menjadi cukup kecil sehingga komponen zat tersebut akan bermigrasi sepanjang kolom secara cepat sampai ia keluar dari kolom. Persamaan elusi gradient : Waktu retensi = tg =tMk log (2,3 ko/k) Resolusi = Rs =[(1/4)(α-1)N1/2] [k/1+ k] Lebar pita = =1/2[VM(1+k)N1/2] Dimana : Ko = nilai k’ pada awal pemisahan tg = waktu retensi pada elusi gradien g = lebar pita gradien tM = waktu transit zat yang ditahan α = retensi relatif VM = volume gerak N = jumlah pelat (kromotof) Nilai k selama migrasi harus berkisar pada rentang 1<10. Pada saat keluar kolom, k menjadi (~1). Nilai k kecil pada saat elusi menghasilkan pita tajam dan berarti sensitifitasnya tinggi. 3. Sistem elusi bertahap Baik digunakan untuk sampel yang mengandung komponen-komponen yang bergerak cepat, yang diikuti senyawa-senyawa yang lambat gerakannya, tetapi tidak mengandung senyawa dengan nilai k’ setelah sampai diinjeksikan. Komposisi fase gerak secara bertahap diganti. Hasil sistem KCKT dan optimasinya sangat tergantung pada beberapa hal, antara lain : a. Temperatur b. Tekanan c. Diameter partikel fase diam d. Viskositas e. Panjang kolom Beberapa jenis teknik pemisahan dalam KCKT telah dikembangkan berdasarkan jenis fase diam dan fase geraknya: a. Kromatografi adsorpsi Fase diam yang biasa digunakan adalah bahan alam polar seperti partikel silika atau alumina hidrat. Fase mobil berkompetisi terhadap lokasi aktif adsorpsi pada partikel fase diam. Komponen yang terikat lebih kuat akan tertahan lebih lama di dalam kolom. Waktu retensi bergantung pada kepolaran sampel. b. Kromatografi partisi Linarut dibagi atas fase gerak cair dengan cairan yang tidak bercampur yang dilapiskan pada suatu patikel padat sebagai fase diam. Fase diam dapat berupa fase diam yang disalutkan pada partikel penyangga. Kolom fase terikat (bonded-fase colum) merupakan kolom yang paling umum digunakan. c. Kromatografi penukar ion Prinsip kerja berdasarkan partisi ion antara fase gerak dan fase diam pada lokasi penukaran ion. Pemisahan terjadi akibat partisi ion dalam derajat yang berbeda.

Cara Membedakan Youngmin dan Kwangmin


Kali ini korean maniac akan membahas mengenai cara membedakan youngmin dan kwangmin, kembar unyu yang merupakan personil dari grup boyband korea Boyfriend. Boyband boyfriend dikenal memiliki dua orang member kembar di dalamnya, yaitu Youngmin dan Kwangmin. Youngmin lebih tua beberapa menit dari Kwangmin. Mereka memberitahu kepada para fans bagaimana cara membedakan mereka terutama jika bertepatan saat si kembar ini memiliki model rambut yang sama dengan warna yang sama. jadi jangan salah mengira bahwa kalau suatu saat kalian bertemu dengan salah satu dari mereka, dan ternyata kalian salah salah mengenali mereka, padahal kalian mengaku fans sejati duo Min. (*ga lucu kan ya?). nah ayo deh bedain yang mana Youngmin yang mana Kwangmin ini dia perbedaaannya : Hyunsung mengatakan bahwa Kwangmin memiliki jawline yang lebih panjang dari Youngmin. (*apaan lagi tuh jawline? #jawline itu kalo bahasa purbanya artinya rahang) nah, kalau kalian kebetulan ketemu mereka jangan lupa bawa penggaris buat ngukur rahang mereka (*gubrak). Donghyun mengatakan bahwa si kembar ini memiliki kepribadian yang berbeda dimana Youngmin lebih easy going dan Kwangmin lebih maskulin. Kwangmin terlihat lebih seperti kakak bagi Youngmin. (*nah gue bingung sama cara bedain yang ini #haha) nah, cuma dua itu yang bisa korean maniac kasih tau ke kalian, berhubung waktu korean maniac nanya ke Young dan Kwang Min, mereka lagi sibuk banget mau ke kondangan, akhirnya cuma itu yang bisa korean maniac dapat. (#hehe). oke deh cukup sekian artikel kali ini tentang cara membedakan Youngmin dan Kwangmin Boyfriend. semoga bermanfaat.

KENAPA SUKA BOYFRIEND KOREA??

Boyfriend Korea - merupakan salah satu boyband asal korea selatan yang dibentuk pada tahun 2011, lihat profil boyfriend. Berhubung boyband ini lagi hangat-hangat nya diperbincangkan kpopers, korean maniac juga ga mau ketinggalan buat ikutan membahasnya. kali ini korean maniac akan membahas mengenai hal apa saja yang membuat kpopers khususnya kaum hawa freak banget sama boyband satu ini. 1. Boyfriend merupakan salah satu boyband yang terdiri dari manusia-manusia "KENYUDA" (keren-unyu-muda). Nah, udah ga diragukan lagi kalau rata-rata anggota boyband memang memiliki wajah unyu dan keren. good looking banget lah pokoknya. ditambah usia mereka yang masih muda. (#beeh, tante girang juga bakal doyan liatin tampang mereka). maka dari itu, wanita mana yang bakal nolak buat liatin mereka selama 24jam penuh dan menurut perhitungan geofisika (*kemana larinya tuh?) lebih dari 15 ribu kaum hawa ini perharinya mencari berita dan foto terbaru dari boyfriend. 2. Boyfriend memiliki dua orang member kembar di dalamnya. sering dipanggil dengan JO TWINS. mereka adalah Young min dan Kwang min. Boyband yang punya member keren, muda, dan unyu emang menjamur. tapi kalo dua member "kenyuda" ada di dalamnya itu langka banget. Si kembar ini memberikan ciri khas tersendiri bagi boyband boyfriend. 3. Boyfriend memiliki tarian/dance yang simple-asik-kompak-kocak. Ini merupakan nilai plus bagi boyband satu ini. mereka menyajikan koreo ala ala anak gaul ditambah koreo yang bisa dibilang lucu dan kocak jika dilihat. Nah, itu tadi adalah survey jajak pendapat korean maniac dari beberapa narasumber (*boong banget). Sekian dulu artikel tentang kenapa suka boyband boyfriend korea. Semoga bermanfaat dan tungguin postingan selanjutnya.

Boyfriend(보이프렌드) _ Don't touch my girl(내 여자 손대지마) MV





LIRIK :

You're my lady You're my lady You're my lady... with you
Jakeunge mwo eottae jjalbeumyeon eottae gwaenchanha gwaenchanha kkotbodeon
Neoya
Yeppeuda yeppeuda namdeul boda soknunsseopdo gilgo ttongbaedo gwiyeowo

Yeppeunda hani yeppeo jyeottnabwa gwaenchanhda hani baram nattnabwa
Dagaanya Ha! Kkeutnange anya Ha! Heeojin ge aniya

*Hey yo, Andwineunge ddak hanaitseo mot chamneunge ddak hanaitseo
Neojanha aljanha tumyeonghan nae yeoja sondaejima
Naman naman naman bodeon your eyes soknunsseope ppajyeo beorin your man
Oneungil aljanha na yeogi itseo

Rap>(You're my lady) Tic Toc Uriee siganeun meomchugogogo (you're my lady)
Talk talk danhanmadimandeodeo (you're my lady... with you) wonrae eopsdeon
Geotcheoreom gwaenchanheun geotcheoreom geureohge nan ji nael su eopseo No
No no

Utginda hani jangnan chinabwa jalhanda hani nolraekinabwa
Jaemi eopseo Ha! Gamdungdo eopseo Ha! Ireoneun geo aniya

* Hey yo, Andwineunge ddak hanaitseo mot chamneunge ddak hanaitseo
Neojanha aljanha tumyeonghan nae yeoja sondaejima
Naman naman naman bodeon your eyes soknunsseope ppajyeo beorin your man
Oneungil aljanha na yeogi itseo

Nege ippeun geojitmandeulman neul eonwattdeoni
Geojitman cheoreom nan sarajyeottjanha (You are my girl)
Geuriume tto harureul jikye niga uneun geu nalkkaji beoteo
Pyeonhi oge haejugosipeo

Hey yo, Byeol il eoptneun cheokhago itseo byeonham eoptneun cheok hagoitseo
Olgeora mitjanha nugudo nae yeoja sondaejima
Naman naman naman bodeon your eyes soknunsseope ppajyeo beorin your man
Oneulgil aljanha na yeogi itseo

Rap: She's a liar An tteonanda haettjanhayo johattdeon geotdeulman nan
Gieoknayo waeyo
Geudaen eodin gayo nan yeogi ittjanhayo tteonajimayo eotteohge haeya
Salsuittnayo
Gajimayo nal apeuge hajimayo gaseumiapawa beotil sugaeoptjanhayo
Geojitmal irago jangnan ieottdago ppalli malhaeyo... Jebal...
Copyright 2009 ♪ 1000 YEARS ALWAYS BY YOUR SIDE ♪ . All rights reserved.
Bread Machine Reviews | watch free movies online by Blogger Templates